“Stay Hungry, Stay Foolish!”
*daripada ini blog nganggur, lebih baik b isi dengan beberapa tulisan-tulisan yang menurut b bisa kasih semangat untuk yg baca..
OH SU HYANG --- BICARA ITU ADA SENINYA..
Sebenarnya,
b (baca. Saya) nd (baca. Tidak) talalu (baca. Terlalu) suka untuk baca buku-buku
non-fiksi, BUT.. karena tertarik
dengan judulnya jadi b beli.. ada 2 buku non fiksi yang b beli karena judul,
yaitu Sebuah Usaha Untuk Bersikap Bodo Amat dan ini buku. Banyak orang bilang,
bukan u (baca. Kamu) yang menemukan buku, tapi buku yang menemukan u. B setuju
dengan pernyataan itu, karena bagaimanapun juga itu buku yang seolah-olah
memanggil, membujuk, sampai akhirnya dy berada dalam tanganmu. Dan urutan untuk
membaca mana yang duluanpun sama.. entah kenapa dari sekian banyak buku yang
masih disegel urutan kedua setelah selesainya Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo
Amat, b malah membuka ini buku.
Dan ternyata, benar.. ada beberapa bagian darinya
yang akhirnya menyadarkan b kalau ternyata b butuh ini buku untuk sedikit
menguatkan b...
Dibuka dengan
kalimat “Berbicaralah layaknya seorang
pemimpi, maka mimpimu akan menjadi nyata” jujur, dari dulu.. b sering
begini.. hahahaha... berbicara seolah-olah itu sudah terjadi dan berhasil
padahal sebenarnya b belum pernah coba ju.. hahahhaa... intinya adalah u harus yakin dengan u pung diri kalau itu BISA disambung oleh Oh Su
Hyang pada Bab IV “Beratnya Ucapan
Ditentukan Oleh Dalamnya Isi” di Sub Bab “Tunjukkan Passion yang Besar” kenapa? karena passion lebih unggul
daripada Spesifikasi dan karena passion adalah karakteristik yang tidak dapat dilepaskan
dari seseorang, maka dari itu passion adalah salah satu kunci yang menentukan
takdir.
Orang yang mempunyai passion memiliki mimpi
mewujudkan hal besar, karena hati yang berniat melakukan sesuatu akan
menentukan takdir orang tersebut. Semakin kuat passion, keinginan pun semakin
besar seiring dengan kemungkinan. “Sebuah
hal yang besar tidak akan terwujud dengan baik tanpa adanya passion.” Sama dengan,u
nd akan bisa merealisasikan u pung (baca. Punya) omongan atau kemauan kalau u
nd ada mimpi.... karena apapun mulai dengan mimpi dan tinggal u sendiri yang
mau mewujudkan itu mimpi atau sonde.. karena di buku ini juga Oh Su Hyang
bilang “Hidup akan berubah jika
pemikiran berubah. Perilaku penting dalam kehidupan. Hidup akan berubah jika
perilaku berubah. Ucapan pun memiliki porsi yang sama pentingnya dengan pikiran
dan perilaku.”
“Bila ingin sukses,
berbicaralah seperti orang sukses.” Dan “Berbicara seakan sudah terwujud.”
Ini yang sering b buat dari b masuk Kuliah kayaknya, tipikal orang yang punya
pemikiran sendiri untuk buat sesuatu dan merasa yakin kalau itu akan berhasil
dan ngotot untuk harus sesuai dengan yang di b pung pemikiran, at least.. b bersyukur di titik itu ada
teman-teman yang mau untuk ikut itu semua, jadi b selalu merasa ada yang dukung
walaupun keluar jalur, TAPI Alhamdulillah berakhir dengan berhasil..
Kenapa judulnya ini ? “Stay Hungry, Stay Foolish!” karena
menurut b, kita harus selalu merasa lapar dan ‘bodoh’ untuk bisa menerima
berbagai macam pelajaran yang diberi dan didapat baik itu sengaja atau nd,
karena dalam keseharian hidup banyak pelajaran yang bisa u petik, TAPI tidak
semua orang bisa memetiknya, dengan merasa hungry dan foolish kita bisa terus
belajar karena Long Learn for Long Run dan u harus sadar kalau semua orang
punya titik start yang sama, tergantung orang itu mau maju atau tidak, pilihan
ada ditanganmu dengan konsekuensinya masing-masing.. J
Terlepas dari semua itu, jangan membandingkan
dirimu dengan teman-teman yang lain, jangan rusak nilai diri anda sendiri
dengan membandingkan diri dengan orang lain. Sebab kita semua berbeda dan
memiliki keunikan masing-masing. Bila anda sudah mempunyai tujuan, jangan ikuti
apa yang menurut orang lain lebih penting. Hanya anda yang tahu apa yang
terbaik untuk diri anda. Berfokuslah pada hal yang paling kamu kuasai, jangan
loncat-loncat.
“Jika kita menggali sekedarnya di berbagai tempat
maka galian itu akan segera hilang tergerus angin. Namun, hal sebaliknya tidak akan
terjadi jika kita menggalinya dengan dalam dan luas. Jangan seperti pedagang
yang gemar mengatakan ‘ini ada, itu juga ada’, tetapi katakanlah ‘saya Cuma punya
satu. Kalau tidak mau, ya sudah’. – Lucy Park.
Long short story, Seni dari Bicara adalah ketika u bisa mendengar dengan baik lawan bicaramu dan menanggapinya pada saatnya, itu Kesimpulan yang b bisa kasih dari buku ini, intinya ini buku untuk kalian yang mau memperdalam ilmu komunikasi a.k.a yang mau jadi penyiar, dll.. Cocok untuk dibaca.. ❤Banyak ilmu yang bakalan didapat selain motivasi dari pakar-pakar penyiar dunia.
within love,
xxviii

Komentar
Posting Komentar